
Aku pergi ke hutan karena aku ingin hidup dengan bijaksana,
Menghadapi fakta-fakta kehidupan yang penting saja,
Dan karena ingin kucoba belajar dari hutan itu,agar jangan sampai bila ajalku tiba nanti,
Baru aku sadar bahwa aku belum pernah hidup...
Awalnya,gw pengen liat buku-buku kuliah di toko buku di daerah matraman..eh,tawnya setelah sekitar 5 menit gw berputar di rak buku berlebelkan "ekonomi-akuntansi" mata gw tertuju sama rak lainnya berlebelkan "SALE 50%" ahaa...!! tentunya,naluri seorang cewek yang cuman bawa duit 50 ribu dikantong jeans kayak gw langsung berbinar!
Pas gw liat2 sebentar,buku yang rata2 di sale itu buku novel jadul,lupus,komik,travel guide,teenlit,chicklit,dsb.
Pas gw liat buku ini,gw meremehkan sih awalnya (bayangin ajah buku ini dibandrol seharga nasi pecel di kampus gw!),soalnya dari judulnya aja udah kayak cerita2 twilight versi jadul gitu kan, dan gw pikir yah lumayan lah buat isi waktu liburan daripada lumanyun! :P
Eh,pas gw buka plastiknya gw baru sadar ini buku dwilogi,jadi 2 buku yang disatuin jadi satu buku...yah kayak novelnya andrea hirata (klo dwilogi yg ini blom gw baca)
ini buku kedua yang buat gw semangat buat kuliah setelah buku sang pemimpi.Yah,biarpun ini tergolong buku bekas,but like people said "don't judge the book from it's price" karena menurut gw "the price is not always right" hehe.
Well,buku ini terdiri dari dua judul, Judul pertamanya when tommorow comes dan judul keduanya seeking daylight's end
Di judul pertama sebenernya si penulis Peter O'connor menceritakan tentang Seorang kakek sama cucunya yang punya mimpi besar,tapi karena keterbatasan keduanya mereka terpaksa gak bisa ngejar mimpi itu,lalu sampe suatu saat si kakek ini ngajak cucunya buat melakukan perjalanan melintasi australia untuk mengejar gerhana matahari,dan selama dalam perjalanan inilah mereka baru sadar bahwa selama ini mereka belum benar-benar hidup! mereka cuman hidup karena desakan lingkungan,bukan menjadi apa yang mereka inginkan tapi menjadi apa yang orang lain inginkan (jadi curhat..hehe)
Nah klo di buku keduanya cerita tentang seekor elang muda yang pengen melakukan perjalanan agar dia bisa melihat matahari padam ditelan samudra,meskipun konon katanya belum pernah ada elang yang berani melakukan perjalanan ini sebelumnya mengingat medan yang ditempuh gak mudah dan sulit untuk seekor elang muda (what a freak bird! )
At the end buku ini totaly membius gw selama 3 hari sebelum gw masuk kuliah nanti,dan satu lagi yang penting gw jadi bisa memekikkan satu kalimat lagi sebelum gw bertempur :
Hanya satu yang bisa menghentikanmu.Dirimu Sendiri
-elang tua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar